Ferdian Paleka Prank Makanan Sampah Berujung Dipolisikan

Youtuber Ferdian Paleka menjadi buronan Polisi dan warga akibat ulahnya yang kurang menyenangkan.

Ferdian Paleka mengunggah video YouTube berisi konten prank dengan judul ‘PRANK KASIH MAKANAN KE BANCI CBL’. Ia beraksi bersama Tubagus Fahddinar dan satu orang rekannya dengan membagikan dus berisi sampah ke waria dan sekelompok anak.

Meski video tersebut sudah hilang di akunnya, rekam jejak video tersebut sudah viral di mana-mana. Dalam video berdurasi belasan menit itu, Ferdian cs awalnya menceritakan niat mereka malam itu.

“Jadi gini kita mau mensurvei dulu bencong-bencong. Bulan puasa gini, mereka tuh ada nggak,” ucap Ferdian.

“Kita mau membagikan sembako, bahan pangan. Isinya batu bata,” ucap pemuda lainnya yang terlihat menggunakan jaket yang diketahui ialah Tubagus.

“Nanti lihat saja ya ketika kita masukin batu-batu, sampah-sampah ke sini. Jadi kalau ada bencong kita kasih, kalau enggak ada berarti kota ini aman akan waria,” kata Ferdian membalas.

Video itu berlanjut pada aksi Ferdian memasukkan sampah ke dalam kardus mi instan. Usai kardus terisi oleh sampah, mereka pun lantas pergi untuk mencari ‘sasaran’.

Mereka pun lantas bertemu dengan dua waria di sisi jalanan Kota Bandung. Mereka lalu membagikan masing-masing waria itu satu dus bantuan berisi ‘sampah’.

“Bagi-bagi tuh sama teman-temannya,” kata pria di balik kamera.

“Bilang apa dulu, jangan lupa subscribe,” ucap Ferdian.

Setelah ke dua orang waria, mereka lalu mencari lagi waria lain. Mereka pun bertemu dengan dua waria lain dan kemudian membagikan bantuan ‘makanan’ sampah itu ke korban selanjutnya.

“Ka aku mau kasih makanan boleh?” ujar Ferdian dari dalam mobil.

Selain terhadap waria, di video itu juga mereka memberikan dus berisi sampah itu kepada sekelompok anak-anak. Dari seluruh korban pembagian dus sampah, hanya kelompok anak-anak saja yang terlihat menyadari dus yang diberikan tersebut berisi sampah.

Korban prank pun lantas membuat laporan ke Polrestabes Bandung. Mereka mengaku kesal dengan ulah Ferdian.

“Pas ngebuka kaget dan sedih lah. Marah,” ucap Sani (39), salah satu korban, saat ditemui di Maporestabes Bandung, Senin (4/5).

Begitu juga dengan korban lainnya, Dani (56). Dia kesal saat membuka dus itu ternyata berisi batu.

“Sedih banget, tadinya saya udah mendoakan dia yang baik-baik. Terus dapatnya yang gitu, malah jadi seratus persen berbalik,” tutur Dani.

Polisi yang telah menerima laporan langsung melakukan penyelidikan. Polisi sempat mendatangi kediaman Ferdian, namun pemuda tersebut tak berada di rumah.

“Sempat juga kita sentuh di rumahnya, memang yang bersangkutan tidak ada di situ. Kita tetap berupaya paksa,” ucap Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin (4/5).

Galih menyarankan agar Ferdian segera menyerahkan diri. Polisi meminta Ferdian bersikap kooperatif usai video ‘makanan’ sampah itu viral.

“Kita sarankan kooperatif sama kita, menyerahkan diri,” ujar Galih.

Belakangan diketahui ada satu orang rekan Ferdian bernama Tubagus sudah berada di kantor polisi. Tubagus diserahkan orang tuanya ke kantor polisi, Senin (4/5) pagi.

“Iya diserahkan oleh orang tuanya,” ucap Galih.

Leave a Reply

error: Content is protected !!
Share via
Copy link
Powered by Social Snap