Roy Kiyoshi Positif Narkoba Jenis Benzo

Selebritas sekaligus pembawa acara Roy Kiyoshi terbukti mengonsumsi obat psikotropika jenis benzodiazepine (benzo) berdasarkan hasil tes urine.

Roy Kiyoshi ditangkap karena diduga menggunakan obat-obatan terlarang.

“Pada saat kami lakukan tes urine positif benzo,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung kepada wartawan, Jumat (8/5).

Vivick mengatakan Roy ditangkap di rumahnya yang berlokasi di Cengkareng Indah, Jakarta Barat, sekitar pukul 17.00 WIB, Rabu (6/5).

Vivick mengatakan, awalnya pihaknya mendapat laporan dugaan penyalahgunaan narkotika yang dilakukan Roy.

Akhirnya, setelah melakukan penyelidikan, polisi menangkap Roy. Saat ditangkap, Roy tidak melakukan perlawanan.

Pihaknya pun menemukan 21 butir obat-obatan saat menangkap Roy.

“Barang buktinya kurang lebih 21 butir jenis psikotropika,” ujarnya.

Dokter Hari Nugroho MSc selaku peneliti dan pakar adiksi dari Mental Health Addiction and Neuroscience Jakarta menuturkan bahwa benzodiazepine adalah salah satu jenis obat-obatan yang banyak disalahgunakan.

Dikutip dari Wikipedia, Benzodiazepin adalah jenis obat yang memiliki efek sedatif atau menenangkan. Benzodiazepin diresepkan bagi mereka yang cemas atau tertekan dan dapat digunakan dalam pengobatan jangka pendek pada beberapa masalah tidur tertentu.

Benzodiazepin (BZD, BDZ, BZs), kadang-kadang disebut benzo, adalah kelas obat-obatan psikoaktif yang struktur kimianya adalah fusi dari cincin benzena dan cincin diazepine.

Beberapa jenis obat yang masuk dalam golongan benzodiazepine antara lain Aprazolam, Chlordiazepoxide, Clobazam, Clonazepam, Diazepam, Estazolam, Lorazepam, dan Midazolam.

Hari mengatakan, Diazepam biasa digunakan untuk mengatasi kejang pada anak. Sementara itu, Tramadol merupakan jenis obat analgesic opioid (penghilang rasa sakit).

Menurut Hari, orang yang biasa mengonsumsi benzodiazepine memiliki masalah psikologis, seperti gangguan cemas, tekanan sosial, serta sindrom dan gangguan sulit tidur.

“Orang kemudian mengonsumsi itu (benzodiazepine) secara terus-menerus, meningkatkan dosisnya di atas petunjuk dokter, kemudian kecanduan,” lanjutnya.

Orang yang kecanduan benzodiazepine akan mengalami gejala putus zat (sakau).

“Kondisi yang disebabkan oleh kecanduan benzodiazepine dan psikotropika lain salah satunya adalah nyeri. Ambang sensitivitas dirinya terhadap nyeri semakin sempit.

Menurut Vivick, saat ini Roy masih menjalani pemeriksaan. Ia menyebut turut mendalami asal obat-obatan tersebut. Namun, Vivick enggan menjawab saat ditanya obat milik Roy itu didapat berdasarkan resep dokter.

Lebih lanjut, Vivick menyatakan bahwa kondisi Roy saat ini dalam keadaan sehat. Menurutnya, kedua orang tua Roy juga sudah menjenguk usai penangkapan.

“Kondisinya sangat baik, sehat-sehat dan orang tuanya juga sudah berkunjung,” katanya.

Penangkapan Roy ini menambah daftar panjang deretan artis yang terjerat kasus narkoba pada tahun ini.

Mereka yang diciduk gara-gara narkoba antara lain Lucinta Luna, Vanessa Angel, Naufal Samudra, hingga Tio Pakusadewo.

Leave a Reply

error: Content is protected !!
Share via
Copy link
Powered by Social Snap