Satu lagi dokter gugur karena COVID-19 dr.Naek L.Tobing, total 26 Orang.

kabar duka dr Naek L tobing.

Satu lagi dokter, Ahli Seksologi, dr. Naek L. Tobing meninggal dunia, Senin (6/4/2020) di usia 79 tahun setelah dinyatakan positif terjangkit virus Corona

Kabar duka meninggalnya dr Naek L. Tobing dibenarkan oleh humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Halik Hakim.

dikabarkan dr Naek L tobing menjadi deretan ke- 26 dokter yang gugur sebagai pahlawan menghadapi COVID-19. Berikut adalah daftar dokter lainnya:

1. dr. Hadio Ali (IDI cabang Jakarta Selatan)

2. dr. Djoko Judodjoko (IDI cabang Kota Bogor)

3. dr. Laurentius P. (IDI cabang Jakarta Timur)

4. dr. Adi Mirsaputra (IDI cabang Kota Bekasi)

5. dr. Ucok Martin (IDI cabang Medan)

6. dr. Toni D. Silitonga (IDI cabang Bandung Barat)

Meninggalnya dr. Toni D. Silitonga bukan karena positif terjangkit COVID-19, melainkan kelelahan saat bertugas sebagai Satgas Tim Penanggulangan COVID-19.

Di hari-hari terakhirnya, dr. Toni sangat sibuk mempersiapkan fasilitas kesehatan, khususnya di Wilayah Bandung Barat dalam menghadapi wabah virus Corona.

7. dr. Bambang Sutrisna (IDI cabang Jakarta Timur)

8. dr. Iwan Dwiprahasto (IDI cabang Yogyakarta)

9. dr. Bartholomeus Bayu Satrio Kukuh Wibowo (IDI cabang Jakarta Barat)

10. dr. Exsenveny Lalopua (IDI cabang Bandung)

11. dr. Efrizal Syamsudin (IDI cabang Prabumulih)

12. dr. Ratih Purwarini (IDI cabang Jakarta Timur)

13. dr. Jeane PMR Winaktu (IDI cabang Jakarta Pusat)

14. dr. Nasrin Kodim

15. dr. Bernadette Albertine Francisca T (IDI cabang Makassar

16. dr. Ketty Herawati Sultana (IDI cabang Tangerang Selatan)

17. dr. lukman Shebubakar (IDI cabang Jakarta Selatan)

18. dr. Wahyu Hidayat (IDIcabang Kab. Bekasi)

19. dr. Heru Sutantyo (IDI cabang Jakarta Selatan)

Adapun keenam dokter gigi tersebut yakni:

1. drg. Umi Susana Widjaja, Sp. PM.

2. drg. Yuniarto Budi Santosa, MKM.

3. drg. Amutavia P. Artsianti, Sp. Ort.

4. drg. Roselani Widjati Odang, Sp. Ort.

5. drg. Gunwan Oentaryo, M. Kes.

6. drg. Anna Herlina Ratnasari

Lebih lanjut, drg. Hananto menjelaskan bahwa para dokter gigi ini terinfeksi COVID-19 disebabkan berbagai alasan, yakni pada saat menangani pasien, dokter gigi tidak menggunakan alat pelindung diri (APD), juga tertular saat bertugas ke luar negeri.

dan satu lagi terakhir merupakan dr Naek L tobing.

BACA JUGA: HANTAVIRUS VIRUS BARU 2020!!

Leave a Reply

error: Content is protected !!
Share via
Copy link
Powered by Social Snap